100 Hari Kerja Walikota Jayapura Siap Aktifkan Patroli Garnisun

Walikota Abisai Rollo dan Wakil Walikota Jayapura H Rustan Saru
Walikota Abisai Rollo dan Wakil Walikota Jayapura H Rustan Saru

Jakarta, Indotimur –

Walikota Jayapura Abisai Rollo berencana membentuk Tim Terpadu Keamanan dalam 100 hari kerja-nya. Seusai pasangan ini dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 21 February. Serta mengaktifkan lagi Patroli Garnisun.

Tim terpadu ini nantinya akan melibatkan aparat Kepolisian, TNI, Pomdam, Pomal yang akan bekerja  selama dua kali dalam seminggu yakni pada malam Minggu dan malam Senin.

“Itu yang Pak Walikota sudah tentukan. Ini anggarannya belum ada. Untuk itu kita mau rasionalisasikan APBD kita. Supaya ini ada anggarannya,”terang Wakil Walikota Jayapura H Rustan Saru kepada pers di Jakarta belum lama ini.

Pernyataan Rustan Saru ini langsung diiyakan Walikota Jayapura Abisai Rollo, sesuai dengan janji kampanye pasangan ABR – HARUS yang ingin menciptkan rasa aman bagi warga Kota Jayapura.

“Ini harus jalan, supaya jangan lagi ada orang mabuk, angka kriminalitas harus turun dan termasuk juga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Kota Jayapura. Itu 100 hari kerja kita harus selesaikan,”tegasnya.

Disampaikannya bahwa dulu di Jayapura ada tim yang menertibkan wilayah kota yakni Garnizun. Untuk itu ABR-Harus berkomitmen agar Garnizun akan kembali dihidupkan untuk mengamankan kota ini.

“Saya pikir keberadaan kami berdua (ABR-Harus) hanyakan untuk kesejahteraan dan bukan untuk pribadi saya dan pak wakil sebab kalau untuk pribadi, Tuhan sudah bisa cukup memberi kami hidup,”kata Abisai Rollo.

Apa Itu Garnisun

Dalam lingkungan Tentara Nasional Indonesia, “Garnisun” merupakan unit tentara yang bertugas untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi penegakan hukum, tata tertib, dan disiplin terhadap militer pada suatu kota atau wilayah.

Selain menyelenggarakan fungsi-fungsi penegakan hukum dan tata tertib militer, mereka juga menyelenggarakan fungsi-fungsi protokoler kenegaraan yang bertempat di wilayah tersebut, seperti mengatur jalannya upacara-upacara kenegaraan resmi yang melibatkan pasukan kehormatan militer yang dihadiri oleh pemimpin negara dan pemakaman kemiliteran. Anggota Garnisun biasanya terdiri dari anggota-anggota Polisi Militer dan tentara serta PNS. (Julia)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi