Meriahkan HUT PI ke-171, Lapas Abepura Gelar Turnamen Futsal

Jayapura, Indotimur –
Sebanyak delapan tim warga binaan ditambah satu tim staf pegawai di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, mengikuti turnamen futsal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke-171 di Tanah Papua.
Turnamen futsal tersebut resmi dibuka pada Minggu, 1 Februari 2026. Pada pertandingan perdana, Tim Blok Medium berhadapan dengan Tim Blok Maksimum Bawah dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 3–1. Sementara itu, pada pertandingan kedua, Tim Petugas Lapas tampil dominan dengan mengalahkan Tim Blok Minimum dengan skor telak 9–2.
Ketua Panitia Turnamen, Brenda Korwa, kepada wartawan menjelaskan bahwa delapan tim peserta berasal dari berbagai blok hunian, di antaranya Blok Medium, Blok Maksimum, Blok Karantina, serta satu tim dari petugas Lapas.
“Turnamen ini kami gelar untuk meramaikan peringatan HUT Pekabaran Injil di lingkungan warga binaan,” ujar Brenda.
Dalam turnamen tersebut, panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai serta satu kardus mi instan bagi para pemenang juara I, II, dan III.
“Kami hanya mencari juara satu sampai tiga karena peserta turnamen hanya delapan tim,” tambahnya.
Brenda juga menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan dan menjalin silaturahmi antarsesama warga binaan di Lapas Abepura.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas IA Abepura yang juga menjabat sebagai Kepala Pengamanan Lapas (KPLP), A. Sorontouw, mengatakan bahwa selain menyemarakkan HUT PI yang jatuh pada 5 Februari, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan rohani dan jasmani bagi warga binaan.
“Di bidang olahraga, selain futsal, Lapas Abepura juga memiliki beberapa cabang olahraga lain seperti voli dan basket. Sedangkan di bidang kerohanian, terdapat kegiatan paduan suara atau vocal grup Emaus Bermazmur,” jelasnya.
Saat ini, jumlah warga binaan di Lapas Abepura mencapai 751 orang yang terdiri dari narapidana kasus pidana umum dan tindak pidana korupsi.
“Untuk narapidana kasus narkotika berada di Lapas Doyo, sedangkan perempuan dan anak ditempatkan di Lapas Arso, Kabupaten Keerom,” pungkas Sorontouw. (Iing)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi