Jayapura, Indotimur –
Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura Tahun Anggaran 2025 yang ditetapkan sebesar Rp290.228.843.455 berhasil melampaui target. Hingga 30 Desember 2025, realisasi penerimaan PAD tercatat mencapai Rp298.508.420.229 atau 102,14 persen dari target yang ditetapkan.
Dengan capaian tersebut, PAD Kota Jayapura mengalami kelebihan target (over target) sebesar Rp8.279.576.774. Penerimaan tersebut bersumber dari berbagai sektor pajak daerah dan retribusi daerah yang dikelola oleh Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) Kota Jayapura.
Kepala Badan Pendapatan Kota Jayapura Robby Kepas Awi menyampaikan capaian ini menjadi indikator positif dalam masa kepemimpinan Wali Kota Jayapura Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustam Saru pada tahun 2025.
“Kita mencapai target bahkan melebihi target. Ini merupakan hal yang baik dan menunjukkan kinerja pengelolaan pendapatan daerah yang semakin optimal,” ujarnya kepada wartawan. Rabu (31/12/2025) di Jayapura.
Capaian PAD tersebut turut didukung oleh kontribusi sejumlah mitra strategis, di antaranya PT PLN, PT Robongolo Nanwani, PTAM Jayapura, serta PT Angkasa Pura yang seluruhnya berhasil memenuhi target kontribusi masing-masing. Selain itu, OPD pengelola retribusi daerah juga menunjukkan kinerja positif dalam mencapai target pendapatan.
Tahun 2026 Target PAD 307 M
Dengan keberhasilan tersebut, Pemerintah Kota Jayapura menetapkan target PAD Tahun Anggaran 2026 sebesar sekitar Rp307 miliar. Target ini diakui menjadi tantangan tersendiri bagi Bapenda ke depan, namun dinilai tetap realistis melihat potensi pendapatan daerah yang tersedia.
“Dari sisi potensi, Bapenda masih memiliki peluang untuk terus meningkatkan pendapatan daerah,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bapenda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, DPR Kota Jayapura, serta para mitra usaha, termasuk PHRI, yang selama ini mendukung optimalisasi PAD. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh OPD, jajaran pejabat dan staf Bapenda, serta Forkopimda.
Menurutnya, kondisi Kota Jayapura yang aman dan kondusif turut berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sehingga berdampak langsung pada peningkatan penerimaan pajak dan retribusi daerah.
Untuk kontribusi terbesar PAD tahun 2025, sektor pajak kendaraan bermotor, khususnya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pajak terkait TNKB, menjadi penyumbang utama terhadap capaian pendapatan daerah. (Julia/iing)




