Pemkot Gelar Turnamen Free Fire Meriahkan HUT ke-116 Kota Jayapura

Walikota Jayapura Abisai Rollo bersalaman dengan peserta lomba Free Fire
Walikota Jayapura Abisai Rollo bersalaman dengan peserta lomba Free Fire

Jayapura, Indotimur  —

Pemerintah Kota Jayapura menggelar Turnamen Free Fire dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kota Jayapura dan 116 Tahun Injil Masuk di Tanah Tabi. Kegiatan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan oleh pemerintah kota melalui Panitia HUT ke-116 ini mendapat antusiasme tinggi dari kalangan generasi muda.

Turnamen yang diikuti 48 tim dengan total 192 peserta tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Maret 2026, bertempat di GOR Waringin Kotaraja.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya minat peserta dalam kompetisi turnamen Free Fire tersebut.

“Pada sore hari ini kita boleh bersama-sama hadir dalam lomba Free Fire. Kegiatan ini baru pertama kali dibuat oleh Pemerintah Kota menjelang HUT ke-116 Kota Jayapura dan 116 Tahun Injil Masuk di Tanah Tabi, tetapi peminatnya luar biasa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT Kota Jayapura dan Injil Masuk di Tanah Tabi merupakan wujud semangat kebersamaan masyarakat. Momentum ini, menurutnya, harus menjadi ajang mempererat persatuan serta menumbuhkan rasa bangga sebagai warga kota.

“Kita tinggal dan hidup di Kota Jayapura, maka kita harus bangga menjadi bagian dari kota ini. Semua kegiatan yang dilaksanakan adalah bentuk semangat kebersamaan kita,” tambahnya.

Secara khusus, Wali Kota juga berpesan kepada generasi muda agar memanfaatkan momentum tersebut untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan-kegiatan positif. Ia mengingatkan agar anak-anak muda menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan perilaku negatif lainnya yang dapat merusak masa depan.

“Saya harapkan anak-anak kota ini mengarahkan kegiatan pada hal-hal positif. Jangan terlibat dalam narkoba, ganja, mabuk-mabukan, karena itu akan menghancurkan masa depan. Sekolah yang baik, belajar dengan tekun, menjadi anak-anak yang pintar dan menjadi harapan keluarga, bangsa, negara, Tanah Papua, dan Kota Jayapura,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan utama dalam sebuah kompetisi. Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, hal tersebut merupakan kesuksesan yang tertunda dan dapat menjadi motivasi untuk berprestasi lebih baik di masa mendatang.

Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, Wali Kota Jayapura secara resmi membuka turnamen dengan pemukulan tifa, menandai dimulainya pertandingan. Pemerintah Kota berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda tahunan dengan skala yang lebih meriah pada peringatan HUT Kota Jayapura di tahun-tahun mendatang. (clo/iing)

 

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi