Pemkot Jayapura Tutup Musrenbang Otsus 2026, Sepakati 318 Program Senilai Rp168,77 Miliar

Walikota Jayapura Abisai Rollo didampingi Kepala Bappeda Robby Kepas Awi dan Wakil Ketua III DPRK Kota Jayapura menyaksikan Penandatanganan Hasil Musrenbang Otsus
Walikota Jayapura Abisai Rollo didampingi Kepala Bappeda Robby Kepas Awi dan Wakil Ketua III DPRK Kota Jayapura menyaksikan Penandatanganan Hasil Musrenbang Otsus

Jayapura, Indotimur –

Pemerintah Kota Jayapura secara resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) tingkat kota yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otsus menjadi wadah strategis dalam merumuskan program pembangunan yang selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kota Jayapura.

Ia menekankan bahwa berbagai usulan program dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah dibahas dalam forum pembidangan harus benar-benar ditindaklanjuti secara konkret, bukan sekadar menjadi dokumen kesepakatan.

“Program yang telah disepakati harus dijabarkan secara nyata sesuai prioritas kebutuhan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua, lebih khusus lagi masyarakat Port Numbay, guna mendorong peningkatan kesejahteraan dari berbagai aspek pembangunan di Kota Jayapura,” ujarnya.

Menurutnya, Musrenbang Otsus yang kini dilaksanakan untuk ketiga kalinya secara terpisah dari Musrenbang RKPD reguler diharapkan mampu menghadirkan perencanaan dan penganggaran yang lebih fokus pada program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat Orang Asli Papua, khususnya masyarakat Port Numbay.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh usulan program yang dibiayai melalui dana Otsus tetap harus berpedoman pada dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, Renstra, dan Renja tahunan, sehingga setiap program benar-benar menjadi prioritas pembangunan daerah yang tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Abisai Rollo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari OPD, peserta, hingga panitia penyelenggara yang telah berkontribusi aktif selama proses Musrenbang berlangsung.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jayapura, Robby Kepas Awi, menjelaskan bahwa Musrenbang Otsus diikuti oleh berbagai unsur, antara lain DPRD Kota Jayapura, Bapperida Provinsi Papua, OPD pengelola dana Otsus, para kepala kampung se-Kota Jayapura, serta tim pembahasan Otsus.

Ia memaparkan bahwa dari total 380 usulan program dan kegiatan dengan nilai anggaran sekitar Rp204,16 miliar sebelum pembahasan, setelah melalui proses sinkronisasi dan pembahasan disepakati 318 program/kegiatan dengan total anggaran sekitar Rp168,77 miliar.

Adapun rincian hasil pembahasan Musrenbang Otsus tingkat kota sebagai berikut:

Bidang Sarana dan Prasarana
Sebelum pembahasan terdapat 19 usulan dengan estimasi anggaran sekitar Rp12,80 miliar. Setelah pembahasan disepakati 14 usulan dengan total anggaran sekitar Rp28,78 miliar.

Bidang Ekonomi
Sebelum pembahasan terdapat 49 usulan kegiatan dengan estimasi anggaran sekitar Rp44,89 miliar. Setelah pembahasan disepakati 48 usulan kegiatan dengan total anggaran sekitar Rp29,86 miliar.

Bidang Sosial Budaya A
Sebelum pembahasan terdapat 41 usulan kegiatan dengan estimasi anggaran sekitar Rp67,30 miliar. Setelah pembahasan disepakati 36 usulan kegiatan dengan total anggaran sekitar Rp75,97 miliar.

Bidang Sosial Budaya B
Sebelum pembahasan terdapat 271 usulan kegiatan dengan estimasi anggaran sekitar Rp79,16 miliar. Setelah pembahasan disepakati 220 usulan kegiatan dengan total anggaran sekitar Rp34,15 miliar.

Dengan berakhirnya Musrenbang Otsus tersebut, Pemerintah Kota Jayapura berharap seluruh program yang telah dirumuskan dapat diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua dan masyarakat Port Numbay di Kota Jayapura. (Clo/iing)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi