Jayapura, Indotimur –
Senin pagi (14/4/2025), Pemerintah Kota Jayapura menggelar apel gabungan bertempat di Lapangan Upacara dan bertindak sebagai Inspektur Upacara Walikota Jayapura Abisai Rollo.
Dalam arahannya Walikota Jayapura Abisai Rollo kepada ASN di lingkup pemerintah kota harus aktif berkantor, karena mereka digaji dengan uang pemerintah, yang nota bene adalah uang rakyat.
“Berarti kita harus wajib berkantor, bekerja melayani masyarakat di Kota Jayapura. Supaya kita terima gaji sesuai dengan kerja kita. Jangan sampai kita makan gaji buta, kita tidak kerja,”ujarnya mengingatkan.
Dikatakannya bersama Wakil Walikota Jayapura selalu berkantor hingga malam hari baru meninggalkan kantor. “Itu sudah menjadi tekad kita, bagaimana kita bekerja selama lima tahun untuk melayani masyarakat di kota ini,”terangnya kepada pers seusai memimpin apel pagi.
Oleh sebab itu seluruh OPD baik itu honorer sampai dengan P3K yang mendapatkan gaji wajib masuk kantor. Sudah disepakati juga bahwa masuk absen, jam istirahat absen, masuk lagi absen dan pulang absen.
“Jadi masuk setengah delapan (07:30) dan Pulang setengah empat (15:30). Itu jadwal yang tadinya masuk jam setengah delapan dan pulang jam 5. Sekarang kita kasih jam setengah delapan dan pulang jam setengah empat. Satu jam kita kasih pegawai bisa kembali dan berurusan dengan keluarga,”tegasnya.
Disiplin ASN Masih Kurang
Sementara itu dalam apel gabungan Pemerintah Kota Jayapura. Wakil Walikota Rustan Saru mengungkapkan masih ada pegawai belum disiplin, terutama atribut kelengkapan pakaian dinas.
“Ini kan tidak perlu diulang – ulang terus. Itulah kewajiban kita untuk melengkapi atribut sesuai dengan tanggung jawab sebagai pegawai di Kota Jayapura,”tegasnya.
Tak hanya itu saja, dalam apel gabungan itu, tidak semua perangkat yang hadir. Seperti kepala kampung, hanya empat kampung saja yang hadir. Sedangkan 10 kepala kampung lainnya entah kemana.
Dirinya mengingatkan Walikota menilai, apel saja ada yang tidak hadir. Apalagi hal teknis lainnya menyangkut visi misi Walikota. “Ini yang perlu kita sama – sama pahami,”tegas Wawal Rustan Saru.
Lanjutnya apel pagi ini adalah sebagai bahan untuk bersama – sama mendengarkan berbagai macam persoalan yang berkaitan dengan Kota Jayapura, yang harus diselesaikan berkaitan dengan visi misi.
Apel hari ini banyak sekali persoalan – persoalan kompleks di kota kita. “Maka beri waktu pak walikota dan saya sebagai wakil untuk menuntaskan satu persatu. Berbagai macam keluhan dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat kita di kota ini,”tekannya.
Seperti mengenai ASN, yakni para guru, pegawai. Ini karena kebijakan masa lalu yang terjadi. Seraya memberikan contoh semua pegawai honorer K2 tidak terima NIP yang berakibat mereka tidak terima gaji.
Selain itu juga TPP dari Januari – Maret nol, dikarenakan kebijakan masa lalu. Dimana tahun 2025 – 2026 tidak dianggarkan.
“Tadi Pak Wali sampaikan bahwa guru – guru tetap akan mendapatkan TPP, yang sudah bersertifikasi. Pak Walikota punya instruksi, punya edaran dan mungkin minggu ini bisa diterima. Nanti Dinas P dan K akan mengantar kepada bapak ibu sekalian,”pungkasnya. (Julia)





