Jayapura, Indotimur –
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Papua, Musa Narwawan, mengungkapkan Provinsi Papua pada musim haji 2026 memperoleh kuota sebanyak 933 calon jemaah haji yang tersebar di 14 kabupaten/kota.
Dari total kuota tersebut, Kota Jayapura menjadi daerah dengan jumlah jemaah terbanyak, yakni sebanyak 232 calon jemaah haji.
Musa menjelaskan, terkait hilangnya sekitar 23 persen kuota calon jemaah haji asal Kota Jayapura, pihak Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan berbagai upaya maksimal untuk menghubungi para calon jemaah yang masuk dalam daftar keberangkatan tahun ini.
Menurutnya, setelah proses pelunasan tahap pertama dan kedua, pihak Kementerian Haji dan Umrah Kota Jayapura telah menyampaikan informasi secara luas kepada para calon jemaah yang masuk dalam daftar pemberangkatan.
Namun dalam beberapa kasus, alamat calon jemaah tidak dapat ditemukan meskipun telah dilakukan penelusuran.
“Teman-teman di kementerian sudah mencari semaksimal mungkin kontak yang bersangkutan, tetapi tidak ditemukan,” ujar Musa kepada wartawan. Selasa (28/4/2026).
Selain persoalan alamat yang tidak jelas, terdapat pula calon jemaah yang tidak dapat berangkat karena terkendala pelunasan biaya perjalanan haji.
“Ada juga yang ketika hendak melunasi ternyata dananya belum mencukupi, sehingga hal tersebut mempengaruhi proses pemberangkatan,” jelasnya.
Meski demikian, Musa memastikan pihaknya akan terus berupaya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi pada musim haji berikutnya, sehingga kuota yang sudah ditetapkan tidak berkurang.
Ia juga menyebutkan bahwa waktu pelunasan biaya haji tahun 2026 tergolong singkat. Untuk tahap pertama dan kedua, waktu yang diberikan hanya sekitar satu minggu.
Selain itu, terdapat satu calon jemaah yang meninggal dunia serta satu orang lainnya yang terpaksa batal berangkat karena kondisi hamil.
Untuk jadwal keberangkatan, calon jemaah haji dari Provinsi Papua akan diberangkatkan dalam gelombang kedua melalui embarkasi di Makassar.
Rinciannya, rombongan pertama akan berangkat dari Jayapura menuju Makassar pada 9 Mei 2026 dan selanjutnya diterbangkan ke Tanah Suci pada 11 Mei dalam Kloter 27.
Sementara itu, Kloter 29 dijadwalkan berangkat pada 12 Mei, disusul Kloter 31 yang akan berangkat pada 13 Mei malam untuk jemaah dari kabupaten/kota lainnya di Papua. (julia)




