Jayapura, Indotimur —
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVII/Cenderawasih, Ina Febriel Buyung Sikumbang, melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan UMKM kerajinan mutiara asli Papua yang akan berpartisipasi dalam ajang Persit Bisa 2 di Gedung Balai Kartini.
Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan pelaku UMKM lokal, khususnya dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah. Produk kerajinan mutiara Papua dinilai memiliki nilai jual tinggi karena mengolah kekayaan laut menjadi perhiasan yang bernilai estetika dan ekonomi.
Dalam kunjungannya, Ina Febriel Buyung Sikumbang memberikan apresiasi kepada anggota Persit yang mampu menjaga kualitas produk agar dapat bersaing di pasar nasional. Ia juga menilai kesiapan UMKM tersebut cukup baik untuk ditampilkan dalam ajang Persit Bisa 2.
Selama peninjauan, ia melihat langsung proses produksi, mulai dari pemilihan mutiara hingga penggabungannya dengan desain etnik khas Papua yang dikemas secara modern. Menurutnya, keunikan produk terletak pada penggunaan mutiara langka serta sentuhan budaya Papua dalam desainnya.
Diharapkan keikutsertaan UMKM Persit dalam ajang tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya di Papua untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha.
“Semoga ini menjadi inspirasi bagi UMKM di Papua agar terus berkarya dan berdaya saing,” ujarnya. (rls/red)




