Jayapura, Indotimur –
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura memperketat pengawasan pembangunan di Distrik Muara Tami guna mengantisipasi persoalan tata ruang, drainase, pengelolaan sampah, dan alih fungsi lahan.
Arahan tersebut disampaikan Rustan saat memimpin apel gabungan Pemerintah Kota Jayapura, Senin (12/10/2026). Ia mengatakan, pertumbuhan kawasan yang meliputi Koya Koso, Holtekamp, Koya Barat, Koya Timur dan Koya Tengah perlu diimbangi dengan perencanaan pembangunan yang matang serta pengawasan secara berkelanjutan.
Menurut dia, dibukanya Jembatan Youtefa telah mendorong peningkatan mobilitas penduduk dan mempercepat perkembangan pembangunan di kawasan Muara Tami.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan perluasan permukiman di Kota Jayapura. Namun, perkembangan yang tidak diimbangi dengan penataan dan pengawasan yang baik berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan hingga bencana pada masa mendatang.
“Perkembangan Muara Tami ini menjadi peluang bagi kemajuan Kota Jayapura. Tetapi, kalau kita tidak menata dan mengontrolnya dengan baik, ini juga bisa menjadi ancaman bagi masyarakat di masa depan,” ujar Rustan. (Clo/julia)





