Jayapura, Indotimur —
Walikota Jayapura Abisai Rollo didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Dave Muchaimin meninjau langsung lokasi rawan banjir di Kompleks Konya, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Jayapura, Selasa (19/5/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait kondisi jalan dan permukiman yang kerap terendam banjir dan genangan air saat hujan turun. Bahkan, genangan masih terjadi meskipun hujan telah berhenti sehingga mengganggu aktivitas warga sehari-hari.
Dalam kunjungannya, Wali Kota Jayapura mendengarkan langsung aspirasi masyarakat setempat terkait persoalan banjir yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.
“Kami turun langsung melihat kondisi jalan di Kompleks Konya dan mendengarkan keluhan warga yang selama ini terdampak banjir dan genangan air. Pemerintah Kota Jayapura bersama Balai Wilayah Sungai Papua akan mencari solusi terbaik agar masyarakat dapat beraktivitas dengan baik,” ujar Abisai Rollo.
Sebagai langkah awal penanganan, Pemerintah Kota Jayapura bersama Balai Wilayah Sungai Papua akan melakukan penimbunan jalan sepanjang kurang lebih 230 meter. Selain itu, akan dibangun bronjong di sisi kiri dan kanan jalan guna memperkuat struktur penahan tanah.
“Kami targetkan pekerjaan ini paling lambat selesai tahun depan. Jalan ini akan ditimbun dan dipasang bronjong di kiri dan kanan. Selain itu, saluran-saluran air yang sudah dangkal juga akan dilakukan pengerukan,” katanya.
Menurut Abisai Rollo, penanganan banjir di Kompleks Konya membutuhkan kerja sama lintas instansi sehingga Pemerintah Kota Jayapura dan Balai Wilayah Sungai Papua berkomitmen bersama membantu masyarakat.
“Kalau untuk penanganan jangka panjang, masih banyak yang harus dikerjakan. Namun yang terpenting saat ini adalah bagaimana masyarakat bisa merasakan dampak nyata dari penanganan awal yang akan dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Papua, Dave Muchaimin, menyatakan pihaknya siap mendukung langkah Pemerintah Kota Jayapura melalui penyediaan alat berat dan dukungan teknis di lapangan.
“Kami sudah melihat langsung kondisi di Kompleks Konya dan sudah ada solusi dari Bapak Wali Kota. Kami dari Balai akan membantu dengan peralatan berat yang kami miliki dan bersama-sama pekerjaan ini akan segera dilaksanakan,” kata Dave.
Untuk penanganan jangka panjang, normalisasi saluran air akan menjadi fokus utama agar aliran air kembali lancar dan tidak menimbulkan hambatan yang menyebabkan banjir maupun genangan.
“Saluran-saluran air yang ada akan dikembalikan seperti semula supaya tidak ada hambatan lagi, sehingga air bisa mengalir dengan baik,” ujarnya. (clo/iing)




