Dramatis! Kota Jayapura Sabet Emas Cerdas Cermat Remaja Pesparani II Papua, Keerom Harus Puas dengan Perak

Dramatis! Jayapura Sabet Emas Pesparani II
Dramatis! Jayapura Sabet Emas Pesparani II

Biak, Indotimur —

Kontingen Kota Jayapura sukses meraih medali emas dalam kategori Cerdas Cermat Remaja (CCR) pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II Katolik Provinsi Papua di Kabupaten Biak Numfor. Kemenangan tersebut diraih melalui persaingan dramatis melawan Kabupaten Keerom di babak tambahan. Rabu (28/10/2026)

Lomba yang berlangsung di Gereja Katolik Kerahiman Ilahi itu berjalan sengit sejak babak awal. Enam kontingen yang bersaing, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Waropen, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Kabupaten Biak Numfor, saling menunjukkan kemampuan dalam menjawab setiap pertanyaan.

Pada babak awal, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom sama-sama mengumpulkan 1.200 poin. Sementara itu, Kabupaten Kepulauan Yapen meraih 1.050 poin, Kabupaten Biak Numfor 900 poin, Kabupaten Waropen 800 poin, dan Kabupaten Jayapura 650 poin.

Persaingan semakin memanas saat memasuki babak rebutan. Tim Kota Jayapura sempat melakukan kesalahan karena terburu-buru menjawab dua pertanyaan sebelum dibacakan hingga selesai. Akibatnya, tim asal Kota Port Numbay itu harus menerima pengurangan 200 poin.

Meski sempat kehilangan poin, para peserta Kota Jayapura tidak kehilangan semangat. Mereka mampu bangkit dan menjawab tiga pertanyaan terakhir dengan benar.

Hasilnya, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom kembali mengakhiri babak tersebut dengan perolehan nilai yang sama, yakni 1.400 poin. Kesamaan nilai itu membuat dewan juri harus menggelar babak tambahan untuk menentukan pemenang.

Ketegangan terlihat dari wajah para pendukung kedua kontingen ketika juri mulai membacakan pertanyaan penentuan.

Kabupaten Keerom yang lebih dahulu menekan bel mendapat kesempatan menjawab. Namun, jawaban yang diberikan ternyata salah sehingga tim tersebut dikenai pengurangan 100 poin.

Sontak pendukung Tim CCR Kota Jayapura berteriak histeris atas laga dramatis ini. Setelah mungkin sebelumnya sempat hilang asa untuk mengawinkan emas di dua kategori CCA dan CCR.  Keputusan itu memastikan Kota Jayapura keluar sebagai juara dengan raihan 1.400 poin, sedangkan Kabupaten Keerom harus puas menempati posisi kedua dengan 1.300 poin.

Frans Pekey Apresiasi Perjuangan Peserta

Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Kota Jayapura, Frans Pekey, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kontingen Kota Jayapura meraih hasil terbaik dalam perlombaan tersebut.

Ia mengapresiasi perjuangan para peserta yang dinilai telah menunjukkan penampilan luar biasa berkat persiapan dan kerja keras selama menjalani proses latihan.

Pekey juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dan pendamping, terutama para guru yang telah setia mendampingi peserta hingga mampu meraih prestasi di ajang Pesparani tingkat Provinsi Papua.

Menurut dia, peserta yang mewakili Kota Jayapura merupakan para juara dari Pesparani tingkat Kota Jayapura yang diselenggarakan pada 2025 lalu.

“Jadi, mereka yang tampil saat ini adalah para juara yang kita bawa ke Biak, bukan peserta yang dipilih begitu saja. Saya pikir materi yang dilombakan sudah mereka kenal karena pernah dipelajari dalam lomba tahun 2025. Dengan demikian, mereka bisa mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Pekey.

Dua Medali Emas Jadi Modal Kepercayaan Diri

Pekey mengatakan, keberhasilan Kota Jayapura meraih dua medali emas menjadi modal penting untuk menghadapi kategori perlombaan lainnya.

Dari total 13 kategori yang diikuti, Kota Jayapura telah mengamankan dua medali emas. Dengan demikian, masih terdapat 11 kategori yang akan dipertandingkan pada hari berikutnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta yang masih akan berlomba untuk memberikan penampilan terbaik.

Menurut Pekey, persaingan dalam Pesparani II Katolik Provinsi Papua dipastikan tetap ketat, terlebih Kabupaten Biak Numfor sebagai tuan rumah juga memiliki peluang untuk meraih prestasi.

Meski demikian, ia mengajak seluruh peserta dan pendamping untuk tetap optimistis, menjaga semangat, serta mempersiapkan diri secara maksimal.

“Kami menyadari persaingan tetap ada dari kabupaten-kabupaten lain, apalagi tuan rumah Biak Numfor. Namun, kami harus optimistis bahwa kategori lainnya juga bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Jayapura pada umumnya dan umat Katolik di Kota Jayapura pada khususnya,” kata Pekey.

Ia berharap keberhasilan pada kategori Cerdas Cermat Remaja ini menjadi awal yang baik bagi kontingen Kota Jayapura untuk kembali meraih prestasi pada kategori-kategori berikutnya dalam Pesparani II Katolik Provinsi Papua. (Tim Humas LP3K Papua)

 

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi