Jayapura, Indotimur –
Walikota Jayapura Abisai Rollo turun langsung meninjau lokasi kebakaran hebat yang melanda deretan rumah toko (ruko) milik Koperasi Den Zipur 10/KYD di Jalan Raya Sentani, Kelurahan Waena, Kota Jayapura, Sabtu sore (9/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIT.
Sedikitnya 13 unit ruko dan satu pos penjagaan hangus dilahap si jago merah.
Saat berada di lokasi kejadian, Wali Kota Jayapura memastikan proses penanganan kebakaran berjalan maksimal sekaligus memberikan dukungan kepada warga yang terdampak.
Menurutnya, Pemerintah Kota Jayapura mengerahkan hampir seluruh armada pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang stay di Distrik Jayapura Selatan, Distrik Abepura dan Heram. Proses pemadaman juga mendapat bantuan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) milik Brimob Polda Papua.
“Pemerintah Kota Jayapura mengerahkan hampir semua unit pemadam kebakaran untuk memadamkan api dan dibantu kendaraan AWC dari kepolisian,”terang Walikota ABR sapaan akrabnya.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 13 unit ruko dan satu pos penjagaan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Kebakaran ini masih diselidiki pihak berwenang untuk mengetahui penyebab pastinya. Apakah karena kosleting atau kompor,” katanya.
Pemerintah Kota Jayapura, akan memberikan bantuan kepada para korban terdampak kebakaran. Sejumlah keluarga yang terdampak sementara akan ditampung di Aula milik Den Zipur 10/KYD.
“Kami dari Pemerintah Kota Jayapura akan membantu semampu yang bisa dibantu. Ada aula Den Zipur yang akan dipakai untuk menampung keluarga terdampak kebakaran. Dinas Sosial dan BPBD juga akan turun membantu,” jelasnya.
Menurutnya, sebagian pemilik kios juga menetap di lokasi ruko tersebut sehingga kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi usaha, tetapi juga berdampak pada tempat tinggal warga.
Wali Kota Jayapura juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat kelalaian penggunaan kompor dan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.
“Saya berharap masyarakat lebih berhati-hati menjaga rumah dan tempat tinggal. Kompor kalau tidak dipakai dimatikan, listrik yang tidak digunakan juga dimatikan dan dicabut untuk menghindari terjadinya kebakaran,”pungkasnya. (Clo/iing)





