Nabire – Indotimur
Konflik antara suku Mee dan Kamoro di wilayah Kapiraya dan Mogodagi, perbatasan Kabupaten Mimika dan Deiyai, kembali memakan korban. Dalam dua bulan terakhir, 11 orang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 200 orang terluka di Timika. Sejumlah rumah warga dan fasilitas umum terbakar.
Ketua DPW PPP Papua Tengah, Nason Utty, menilai penanganan Pemerintah Provinsi Papua Tengah belum menyentuh akar persoalan di lapangan.
“Rapat sudah beberapa kali dilakukan bersama Forkopimda di Nabire. Tapi hanya melahirkan rekomendasi. Pemprov belum benar-benar hadir di Kapiraya, Mogodagi, maupun Kopaikabu,” kata Nason Utty kepada wartawan, Senin (16/2).
Ia menegaskan, konflik ini sudah terlalu lama dibiarkan berlarut. Dua bulan lalu, seorang pendeta bersama gerejanya dibakar hidup-hidup di Kapiraya. Sepekan terakhir, bentrokan kembali pecah. Rumah warga dan fasilitas umum kembali jadi sasaran.
“Jangan abaikan rakyat. Ini bukan angka statistik. Ini nyawa manusia. Sudah 11 orang meninggal, ratusan luka-luka,” ujarnya.
Menurut dia, gubernur harus turun langsung ke lokasi konflik dan memastikan keputusan rapat dijalankan. Bukan berhenti di atas kertas.
“Hasil rapat itu wajib dilaksanakan. DPR Papua Tengah, MRP Papua Tengah, dan Polda harus dilibatkan secara aktif. Jangan hanya formalitas,” tegasnya.
Nason juga mendesak Pemprov Papua Tengah mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan konflik dan pemulihan korban. Termasuk rekonstruksi rumah warga dan fasilitas umum yang rusak.
“Gubernur wajib menjamin keamanan dan ketertiban rakyat. Wajib juga menjamin kesejahteraan mereka. Itu tugas konstitusional,” katanya.
Ia meminta gubernur bersama Bupati Mimika dan Bupati Deiyai turun bersama ke lokasi untuk memastikan rekonsiliasi berjalan dan pembangunan kembali dilakukan.
“Rakyat lebih tinggi dari jabatan gubernur. Jabatan itu amanah. Jangan sampai rakyat merasa ditinggalkan,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih berjaga di wilayah konflik. Warga berharap ada langkah konkret, bukan sekadar pernyataan.





