Jayapura, Indotimur –
Sebanyak 12 tim sepak bola dari wilayah Kota Jayapura ambil bagian dalam Turnamen Cigombong Putra All Star III Tahun 2026, memperebutkan total Hadiah puluhan juta rupiah.
Turnamen kategori usia 35 tahun ke atas (U-35+) ini berlangsung mulai 26 Juni hingga 8 Agustus 2026 di Lapangan Cigombong Putra All Star, Kotaraja.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, memberi apresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.
“Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kejujuran, dan rasa saling menghormati. Kemenangan memang menjadi tujuan, namun persahabatan, persatuan, dan kebersamaan adalah prestasi yang jauh lebih berharga,” ujarnya sesaat sebelum membuka turnamen mewakili Walikota Jayapura. Jumat (26/6/2026).
Dirinya mengajak seluruh pemain untuk menampilkan kemampuan terbaik, menghormati keputusan wasit, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai momentum mempererat tali persaudaraan antarklub dan masyarakat Kota Jayapura.
“Semoga melalui turnamen ini lahir semangat baru untuk memajukan sepak bola di Kota Jayapura serta menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus berprestasi dan menjauhi berbagai pengaruh negatif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Sandy Bonay mengatakan, penyelenggaraan Turnamen Cigombong Putra All Star III dapat kembali terlaksana berkat dukungan masyarakat Cigombong dan para donatur, setelah sempat vakum selama satu tahun akibat keterbatasan anggaran.
“Kondisi finansial memang kurang begitu baik. Namun berkat dukungan masyarakat sekitar dan para donatur, kami tetap bisa menjaga konsistensi penyelenggaraan turnamen ini,”ungkapnya.
Menurut Sandy, turnamen tersebut digelar menjelang Hari Ulang Tahun Cigombong Putra sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para pemain senior yang pernah memperkuat berbagai klub profesional.
“Kami ingin menunjukkan sepak bola bisa terus dimainkan oleh para pemain senior. Selain menjaga kebersamaan, turnamen ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap perkembangan olahraga Papua,”tukasnya.
Ditempat yang sama Sekretaris Cigombong Putra, Michael Korwa, didampingi Bendahara Elisabet Kroway, menjelaskan turnamen belum dapat menyasar kelompok usia pembinaan, karena kondisi lapangan belum memenuhi standar kompetisi usia muda.
Meski demikian, kata Michael, Lapangan Cigombong Putra memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pesepak bola berbakat melalui dua sekolah sepak bola (SSB), yakni SSB Batik dan SSB Cigombong Putra.
Dari lapangan tersebut telah lahir sejumlah pemain yang menembus tim utama Persipura Jayapura maupun klub-klub profesional lainnya, seperti PSBS Biak.
Beberapa nama yang berasal dari kawasan tersebut antara lain Ramai Rumakiek, Reno Salampessy dan Alex Dusay, serta sejumlah pemain lain yang kini berkarier di berbagai klub di Indonesia.
“Turnamen ini juga menjadi contoh bagi generasi muda bahwa sepak bola dapat dimainkan pada usia berapa pun. Yang terpenting adalah menjaga konsistensi, kebugaran, dan semangat kebersamaan,”tutup Michael.
Adapun 12 tim yang mengikuti Turnamen Sepakbola Cigombong Putra All Star III tahun 2026 yakni, Yoka All Star, Bhayangkara Numbay, RB All Star, Persipura All Star, PS. Ciput All Star, Otonom FC, Volta PLN, Persewans, PS. Kus Kus Kotaraja, PS. Setda Papua, PSK Kayo Pulau dan PS. Tunas Muda Hamadi.
Pada pertandingan pembuka Jumat sore antara Otonom FC melawan Yoka All Star berakhir dengan skor kaca mata alias 0 – 0. (YM)





