Jayapura, Indotimur —
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata menggelar kegiatan Sertifikasi Pramusaji sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja di sektor pariwisata. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 27–29 Juli 2026, tersebut diikuti 25 peserta yang berasal dari masyarakat Port Numbay dan Orang Asli Papua (OAP).
Dalam sambutannya Wali Kota Jayapura diwakili Staf Ahli Wali Kota Jayapura, Sem Stenly Merauje, Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Kota Jayapura sebagai gerbang pembangunan di Tanah Papua memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, baik wisata alam, budaya, sejarah maupun bahari. Potensi tersebut, kata dia, perlu didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, kompeten dan berdaya saing.
Dalam dunia pariwisata dan industri jasa, kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kepuasan wisatawan. Karena itu, keberadaan pramusaji yang kompeten, ramah, profesional, serta memiliki standar pelayanan yang baik sangat penting dalam mendukung citra positif Kota Jayapura sebagai destinasi wisata unggulan.
Pelaksanaan sertifikasi tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Jayapura dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pariwisata. Sertifikasi juga menjadi upaya untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional.
Sertifikasi bukan hanya sekadar pengakuan atas kemampuan, tetapi juga menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin kompetitif.
Para peserta diharapkan mengikuti seluruh proses pembelajaran dan uji kompetensi dengan sungguh-sungguh, sehingga mampu memberikan pelayanan prima, menjunjung tinggi etika profesi, serta menjadi duta pelayanan yang turut memperkenalkan keramahan dan budaya Kota Jayapura kepada wisatawan.
Pemerintah Kota Jayapura, akan terus berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia pariwisata melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi dan peningkatan kapasitas lainnya.
Dengan sumber daya manusia yang kompeten dan tersertifikasi, saya yakin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Jayapura akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Ebu Netty Kamawa, dalam laporannya mengatakan, sertifikasi pramusaji merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan tenaga kerja pariwisata di Kota Jayapura memiliki kompetensi sesuai standar nasional.
Tenaga kerja yang kompeten akan mampu memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas dan berdaya saing, khususnya dalam mendukung perkembangan industri pariwisata serta meningkatkan kualitas pelayanan pada sektor perhotelan dan usaha jasa makanan dan minuman.
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata melaksanakan kegiatan sertifikasi pramusaji sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri pariwisata dan peningkatan kualitas pelayanan.
Kegiatan sertifikasi tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang yang berasal dari masyarakat Port Numbay dan Orang Asli Papua.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jayapura berharap lahir tenaga pramusaji yang memiliki kompetensi, profesionalisme dan standar pelayanan yang baik, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas industri pariwisata serta memperkuat daya tarik Kota Jayapura sebagai salah satu destinasi wisata di Tanah Papua. (Clo/iing)





