Dinkes Jayapura : Belum Semua Masyarakat Kota Jayapura Tahu Akses Layanan Penanganan Tuberkulosis

Ns. Yusnita Pabeno.S.Kep.M.Kep Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Jayapura

Jayapura, Indotimur

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular  Dinkes Kota Jayapura, Ns. Yusnita Pabeno.S.Kep.M.Kep mengatakan tidak semua masyarakat mengetahui akses layanan penanganan penyakit tuberkulosis selain pemeriksaan juga menjangkau hingga pada kunjungan ke rumah warga. Hal tersebut diungkapkan usai pelaksanaan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS dan Tuberculosis (TB) yang melibatkan puluhan Jurnalis beserta komunitas kelompok rentan dan pegiat kesehatan pada Jumat (12/06).

Data penderita tuberkulosis di Kota Jayapura panjang 2025  tercatat 3.007 kasus.  Tren penularan terus diwaspadai seiring ditemukannya 932 kasus baru TB dalam periode Januari hingga Mei 2026.

Lanjutnya Yusnita berharap bahwa melalui sosialisasi yang dihadiri oleh sejumlah wartawan tersebut dapat menjadi rantai penyampai informasi terkait Goals Eliminasi penaanganan Tuberkulosis di Kota Jayapura.

Kasus tuberculosis atau TBC di Papua pada 2025, mencapai 5.000 kasus, dan terbanyak ada di Kota Jayapura yaitu 3.007 kasus. Indonesia sendiri menempati peringkat kedua dunia kasus TBC terbanyak, yaitu sekitar satu juta kasus setiap tahun. Oleh karena  itu, pemerintah terus mendorong percepatan eliminasi penanganan penyakit tersebut.

Untuk diketahui Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular serius yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TB menyebar melalui udara ketika penderita aktif sedang batuk, bersin, berbicara, atau meludah, yang kemudian terhirup oleh orang sehat. (Fibra)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi