Wali Kota Jayapura Minta Seluruh OPD Kolaborasi Tangani Warga Terdampak Kebakaran

Walikota Jayapura bersama ASN Pemkot Jayapura usai apel pagi
Walikota Jayapura bersama ASN Pemkot Jayapura usai apel pagi

Jayapura, Indotimur

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura berkolaborasi dalam menangani warga terdampak kebakaran di Dok V, Kelurahan Mandala.

Arahan tersebut disampaikan Abisai saat memimpin apel gabungan jajaran Pemerintah Kota Jayapura, Senin (7/9/2026).

Abisai mengatakan penanganan warga terdampak kebakaran harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok. Pelayanan dasar, seperti administrasi kependudukan, pendidikan, kesehatan, hingga kebersihan lingkungan pengungsian juga harus mendapat perhatian.

“Kepala Dinas Catatan Sipil, lakukan pendataan administrasi kependudukan mereka yang terbakar. Bantu mereka,” kata Abisai dalam arahannya.

Ia meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) segera mendata warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan akibat kebakaran. Pemerintah, kata dia, perlu membantu agar dokumen administrasi warga dapat kembali terpenuhi.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta memberikan perhatian terhadap anak-anak sekolah yang terdampak kebakaran.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, anak-anak sekolah harus diperhatikan. Perhatikan keperluan mereka,” ujarnya.

Menurut Abisai, kebutuhan pendidikan para siswa, termasuk perlengkapan sekolah yang hilang atau rusak akibat kebakaran, perlu menjadi bagian dari penanganan pemerintah.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup diarahkan untuk memastikan kebersihan lokasi pengungsian dan lingkungan sekitar tempat warga terdampak tinggal sementara.

Kebersihan lingkungan pengungsian dinilai penting untuk menjaga kenyamanan warga sekaligus mengantisipasi munculnya gangguan kesehatan selama masa penanganan pascabencana.

Kepada Dinas Kesehatan, Abisai meminta pelayanan kesehatan tetap diberikan kepada warga terdampak, terutama mereka yang mengalami gangguan kesehatan selama berada di lokasi pengungsian.

“Dinas Kesehatan lakukan pemeriksaan kesehatan. Layani mereka yang di tenda yang kurang sehat,” katanya.

Penanganan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Abisai menegaskan penanganan dampak kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh OPD diminta tidak bekerja secara sendiri-sendiri, tetapi saling berkolaborasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

“Semua OPD yang lain, kita kolaborasi membantu mereka. Kesusahan mereka adalah kesusahan kita juga,” ujar Abisai.

Ia menekankan pemerintah harus hadir bersama masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Kepedulian tersebut, menurut dia, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan semangat kemanusiaan.

“Mereka yang mengalami kebakaran, kesusahan mereka adalah kesusahan kita juga. Kita datang bersama mereka yang mengalami kesusahan,” katanya.

Arahan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura untuk terus mendampingi warga terdampak kebakaran Dok V selama masa penanganan dan pemulihan.

Selain memastikan kebutuhan darurat terpenuhi, pemerintah kota berupaya menjaga agar pelayanan dasar tetap berjalan sehingga kebutuhan administrasi kependudukan, pendidikan, kesehatan, kebersihan, serta kebutuhan lainnya bagi warga terdampak dapat dipenuhi. (clo/julia)

 

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi