Tungku Flores Timur Jayapura Gelar Halal Bihalal dan Paskah Bersama

Keluarga besar Tungku Flores Timur Kabupaten Jayapura menggelar halal bi halal dan Paskah
Keluarga besar Tungku Flores Timur Kabupaten Jayapura menggelar halal bi halal dan Paskah

Sentani,  Indotimur  –

Keluarga Besar Tungku Flores Timur Kabupaten Jayapura menggelar acara Halal Bihalal dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan perayaan Paskah di Kehirang, Kabupaten Jayapura, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Mewujudkan Kerukunan, dan Mempererat Tali Persaudaraan.”

Acara tersebut menjadi momentum penting bagi warga Flores Timur yang berada di Kabupaten Jayapura untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama.

Ketua Panitia, Fransiskus Liko Sogen, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi yang telah disepakati bersama. Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud komitmen untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Acara ini disusun berdasarkan program kerja, hasil rapat tanggal 15 Februari 2026, serta Surat Keputusan Nomor 001/SKEP/KK FLOTIM/KABUPATEN JAYAPURA/3/2026,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat persaudaraan sesama perantau asal Flores Timur, saling memaafkan, serta menjaga semangat kerukunan antarumat beragama.

Sementara itu, Ketua Tungku Flores Timur Kabupaten Jayapura, Yohanes Don Bosco Dowo Badin, memberikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja dengan penuh semangat sehingga acara dapat terselenggara dengan baik.

“Kalian bekerja dengan semangat luar biasa, rasa persaudaraan, dan tanggung jawab tinggi. Ini menunjukkan bahwa keluarga besar Tungku Flores Timur tetap solid dan kompak,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persaudaraan, baik di dalam keluarga besar Flores Timur maupun dengan masyarakat dari berbagai suku di Kabupaten Jayapura.

“Marilah kita tetap kompak dan menjaga hubungan baik dengan saudara-saudara dari suku lain di tanah Kenambai Umbai ini. Saling memaafkan dan membuka lembaran baru yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua Flobamora Kabupaten Jayapura, Ferianto Ragalawa, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, acara ini menjadi kesempatan bagi warga untuk kembali saling bersilaturahmi setelah merayakan hari raya masing-masing.

“Mungkin sebelumnya kita sibuk dan belum sempat saling bertemu atau bersalaman saat hari raya. Melalui kegiatan ini kita dapat kembali mempererat kebersamaan,” ungkapnya.

Puncak acara diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustad Faisal Amal Sarif, S.Pd. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi dan memperkuat silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengaku kagum dengan budaya masyarakat Flores yang menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama.

“Di Flores, kegiatan umat Nasrani bisa dipanitiakan oleh Muslim, begitu juga kegiatan umat Muslim sering dipanitiakan oleh saudara-saudara Nasrani. Itu menunjukkan kerukunan yang sudah mengakar kuat,” katanya.

Ustad Faisal juga menjelaskan bahwa silaturahmi memiliki makna menyambung kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang.

“Silaturahmi berasal dari kata silah yang berarti menyambung dan rahmi yang berarti rahim ibu. Artinya, kita diajak untuk terus menjaga dan menyambung hubungan persaudaraan dengan penuh kasih sayang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Idul Fitri dan Paskah sama-sama mengajarkan nilai kesucian dan pembaruan diri.

“Idul Fitri bermakna kembali kepada fitrah yang suci, sedangkan Paskah mengajarkan pembaruan dan pembersihan jiwa. Keduanya mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang lebih baik,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar Tungku Flores Timur Kabupaten Jayapura berharap semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan dapat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat yang beragam. (rls/timred)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi