Jayapura, Indotimur –
Sehubungan dengan penurunan layanan telekomunikasi digital TelkomGroup di wilayah Jayapura, Papua, melalui GM Witel Papua Antonius Joko Sritomo membeberkan alasan gangguan jaringan selama 5 jam di wilayah area Jayapura.
Disampaikannya, TelkomGroup telah menindaklanjuti gangguan layanan telekomunikasi yang sebelumnya terjadi di area Jayapura dan melakukan investigasi teknis secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, gangguan tersebut disebabkan oleh kendala pada perangkat penguat sinyal (amplifier) di fasilitas Cable Landing Station (CLS) Amai, yang merupakan titik terminasi jaringan kabel laut SKKL PATARA di Papua.
Kendala pada perangkat tersebut sempat menyebabkan penurunan kapasitas jaringan yang berdampak pada sebagian layanan internet, IPTV, layanan data korporat, serta penyesuaian kapasitas pada layanan mobile di wilayah terdampak.
Selama proses penanganan berlangsung, TelkomGroup telah mengaktifkan jalur cadangan melalui sistem kabel laut alternatif guna menopang layanan sementara. Prioritas kapasitas jaringan difokuskan pada layanan publik, khususnya jaringan mobile, agar komunikasi masyarakat tetap terjaga.
“Saat ini, Tim Teknis TelkomGroup telah melakukan penggantian perangkat penguat sinyal di lokasi CLS Amai sebagai bagian dari langkah penanganan atas kendala teknis yang terjadi,”terangnya dalam rilis yang diterima redaksi. Kamis sore (9/4/2026).
Dengan selesainya proses penggantian perangkat tersebut, kondisi layanan TelkomGroup di wilayah Jayapura telah kembali normal. Seluruh layanan kini dapat diakses sebagaimana mestinya.
TelkomGroup juga terus melakukan monitoring secara intensif guna memastikan stabilitas layanan tetap terjaga serta meminimalkan potensi gangguan serupa di kemudian hari.
“TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pelanggan serta mengapresiasi dukungan seluruh pihak selama proses pemulihan berlangsung,”tutupnya. (rls/lia)





