Jayapura, Indotimur –
Upaya pemberantasan narkotika di wilayah Jayapura terus digencarkan. Polresta Jayapura Kota kembali menunjukkan kinerja signifikan setelah berhasil mengungkap kasus peredaran ganja seberat 8,3 kilogram dari seorang kurir yang ditangkap pada Kamis (16/4).
Pengungkapan ini bahkan melampaui kasus bulan sebelumnya, ketika Satresnarkoba berhasil menyita sekitar 6 kilogram narkotika jenis sabu dan ganja. Artinya, dalam waktu singkat aparat berhasil membongkar jaringan dengan jumlah barang bukti yang lebih besar.
Kapolresta Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen didampingi Kasat Resnarkoba AKP Febry V. Pardede menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras aparat sekaligus membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Peredaran narkoba ini harus kita lawan bersama. Sinergitas antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan agar jaringan narkotika tidak berkembang di Kota Jayapura,” tegas Kapolresta saat konferensi pers di Aula Mapolresta, Jumat (17/4).
Untuk memperketat pengawasan, pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga berencana menyiapkan pos terpadu di jalur perairan guna memantau potensi masuknya narkotika dari negara tetangga, yakni Papua New Guinea. Langkah ini dinilai penting karena jalur laut kerap dimanfaatkan sebagai akses penyelundupan.
Selain pengawasan di laut, sektor darat juga akan diperketat. Kapolresta menekankan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika, baik jenis ganja maupun sabu.
Menurutnya, berbagai temuan di lapangan menunjukkan bahwa terkadang lingkungan sosial tanpa disadari memberikan ruang bagi peredaran narkoba, sehingga kontrol sosial perlu diperkuat.
Kapolresta pun mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, komunitas hingga tempat tinggal—untuk bersama-sama menutup ruang bagi narkoba.
“Kontrol sosial harus diperkuat agar penyimpangan seperti ini bisa dihilangkan atau setidaknya dikurangi. Katakan tidak pada narkoba demi masa depan generasi penerus bangsa, khususnya di Kota Jayapura,” pungkasnya. (udin)





