Jayapura, Indotimur –
Polemik pasca Musda VI KNPI Kota Jayapura masih terus bergulir. Sejumlah pihak dilaporkan belum puas dengan hasil yang telah ditetapkan pekan lalu.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) KNPI Provinsi Papua, Yovie Rumhadi, menegaskan bahwa situasi tersebut merupakan hal yang lumrah dalam dinamika organisasi.
“Orang biasa bilang, yang menang merayakan, yang kalah menjelaskan. Itu hal biasa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan pesan tegas kepada ketua terpilih agar merangkul semua pihak, termasuk mereka yang sebelumnya berbeda pilihan dalam kontestasi.
Menurutnya, dinamika saat pemilihan merupakan bagian dari proses demokrasi, namun setelah itu seluruh elemen harus kembali bersatu.
“Setelah kontestasi, semua harus dirangkul. Kita sama-sama dukung pemerintah kota untuk membangun Jayapura. Pemuda tidak boleh terpecah,” tegasnya.
Yovie juga mengingatkan agar tidak terjadi dualisme kepemimpinan di tingkat daerah, meskipun dinamika serupa kerap terjadi di tingkat pusat.
“Kalau di pusat ada dualisme atau bahkan tigalisme, itu jangan sampai terjadi di Papua. Kita harus tetap satu,” tambahnya.
Ia berharap KNPI di Papua tetap solid di bawah kepemimpinan yang ada, demi menjaga peran pemuda dalam pembangunan daerah. (odea)





