RD Minta Maaf, Persipura Gagal Maksimalkan Peluang Lawan Persela

Pelatih Persipura Rahmad Darmawan
Pelatih Persipura Rahmad Darmawan

Sentani, Indotimur –

Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung setelah timnya hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persela Lamongan pada lanjutan Liga Pegadaian Championship 2025–2026 di Stadion Lukas Enembe.

Dalam post match conference, Rahmad Darmawan mengaku mengapresiasi perjuangan para pemain serta dukungan suporter yang hadir langsung di stadion maupun yang menyaksikan dari rumah.

“Saya mengucapkan terima kasih untuk perjuangan para pemain dan juga dukungan dari seluruh pendukung Persipura. Sekaligus saya mohon maaf karena malam ini kami belum bisa memberikan kebahagiaan dengan kemenangan,” ujar Rahmad Darmawan.

Menurut pelatih yang akrab disapa RD tersebut, Persipura sebenarnya tampil cukup baik dan mampu menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan. Namun peluang yang didapat gagal dikonversi menjadi gol, termasuk kesempatan melalui titik penalti.

“Kita sudah melakukan berbagai cara dan percobaan, baik di babak pertama maupun babak kedua. Peluang kita banyak, bahkan ada penalti, tetapi tidak berhasil menjadi gol,” jelasnya.

Meski hasil pertandingan tidak sesuai harapan, RD menegaskan tidak akan menyalahkan para pemain. Ia menegaskan sebagai pelatih dirinya bertanggung jawab penuh atas hasil yang diraih timnya.

“Saya tidak akan menyalahkan siapa pun. Sebagai pelatih, saya yang bertanggung jawab terhadap situasi ini,” tegasnya.

RD juga menjelaskan mengenai penentuan penendang penalti yang sebenarnya telah diatur dalam urutan tertentu. Dalam tim Persipura, penendang utama adalah Ramai Rumakiek, diikuti oleh pemain lain sesuai urutan yang telah ditetapkan.

Namun dalam praktik di lapangan, keputusan penendang penalti bisa berubah melalui diskusi antar pemain.

“Selalu ada urutan penendang penalti. Tetapi jika penendang pertama merasa tidak siap, bisa diberikan kepada pemain berikutnya. Itu hal yang biasa dalam sepak bola,” katanya.

RD juga menanggapi sejumlah pertanyaan terkait pergantian pemain yang dinilai terlambat. Menurutnya, setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan taktik dan kondisi pertandingan.

Ia menilai para pemain yang diturunkan sebenarnya sudah mampu menciptakan peluang. Namun kegagalan memaksimalkan peluang itulah yang membuat Persipura gagal meraih kemenangan.

“Masalahnya bukan pada pergantian pemain. Kita sudah menciptakan peluang dengan pemain yang ada, tetapi peluang itu tidak menjadi gol,” jelasnya.

Meski demikian, RD menegaskan timnya harus segera bangkit dan tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya.

Sementara itu, pemain senior Persipura Ferry Pahabol juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua atas hasil yang diraih timnya.

Ia menegaskan seluruh pemain telah berusaha maksimal dalam pertandingan tersebut.

“Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Papua. Kami sudah berusaha, tetapi hasilnya belum sesuai dengan harapan. Ke depan kami akan berusaha lebih baik lagi,” ujar Ferry.

Hasil imbang tersebut membuat Persipura harus puas hanya menambah satu poin, meski sebelumnya berharap bisa meraih kemenangan di kandang sendiri. (ist)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi