Walikota ABR Buka Kongres Para Ketua Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh se-Tanah Papua
Dorong Persatuan Gereja dan Pelayanan Masyarakat

Walikota Jayapura Abisai Rollo foto bersama dengan Para Ketua Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh se Tanah Papua
Walikota Jayapura Abisai Rollo foto bersama dengan Para Ketua Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh se Tanah Papua

Jayapura, Indotimur –

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, membuka secara resmi Kongres Ketua-Ketua Jemaat se-Tanah Papua menuju Uni Papua di lingkungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK). Pembukaan ditandai dengan prosesi pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Maret 2026.

Kongres diikuti sekitar 300 peserta, yaitu para ketua jemaat dari empat wilayah pelayanan di Tanah Papua: Papua, Papua Tengah, Papua Barat, dan Papua Barat Daya. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kepemimpinan gereja sekaligus menyatukan visi pelayanan dalam misi gereja.

Pesan Wali Kota : Persatuan dan Kebersihan

Dalam sambutannya, Wali Kota Abisai Rollo menekankan pentingnya persatuan lintas denominasi gereja di tanah Port Numbay. Ia mengajak seluruh gereja, termasuk Advent, GKI, dan denominasi lainnya, untuk mempererat kebersamaan dalam pelayanan.

“Persatuan gereja-gereja di Tanah Papua harus terus dibangun. Melalui kongres ini, saya berharap lahir keputusan-keputusan yang membawa kebaikan bagi pelayanan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dan memperkuat kasih Kristus dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Abisai Rollo.

Wali Kota juga menekankan peran penting para pemimpin jemaat dalam membina umat, termasuk mengingatkan jemaat akan tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan kota sebagai bagian dari iman yang berdampak langsung pada kehidupan bersama.

“Ketika para hamba Tuhan berdiri di mimbar, sampaikan kepada jemaat pentingnya menjaga kebersihan kota. Apa yang kita jaga hari ini, akan kembali kepada kita di masa depan,” tegasnya.

Fokus Kongres : Kepemimpinan dan Misi Gereja

Ketua GMAHK Daerah Misi Papua, Yafeth Eric Manuri, menjelaskan bahwa kongres ini sekaligus merupakan pelatihan kepemimpinan bagi para ketua jemaat. Tujuannya adalah menyatukan pemahaman dan arah pelayanan yang berfokus pada misi gereja.

“Kami dipanggil untuk melaksanakan misi. Karena itu, para ketua jemaat perlu memiliki kesamaan pandangan dalam menggerakkan umat agar memahami dan terlibat aktif dalam misi gereja,” ujarnya.

Melalui kongres ini, diharapkan para ketua jemaat mampu membina umat secara lebih terarah, sekaligus mendukung peran gereja dalam menjaga harmoni sosial dan membantu pemerintah dalam pembangunan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal memperkuat sinergi pelayanan GMAHK serta memperkokoh persatuan umat Kristen di wilayah Papua. (clo/iing)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi